Lucu ya, kenapa lagu yang beredar empat tahun lalu itu baru kini mulai terasa menyentil wilayah kerja DPR. Haha, kemana aja ya bung? Kalo dirunut-runut secara bait liriknya.. toh kenyataan ini memang ada, setidaknya yang kutahu dari cerita-cerita di TV maupun browsing.
Lihat saja kasus anggota DPR Yahya Zaini dan Maria Eva dalam kasus mafia s*****k****n yang menghebohkan beberapa waktu lalu, jelas bukan isapan jempol.
Sering pula kita dengar tentang peredaran narkoba di sel penjara yang tentu saja dibilang akan ditelusuri lebih lanjut, namun dengan hasil yang tak lagi dipublikasikan ke masayarakat. Coba lihat liputan khusus yang ini
Jadi siapa yang lebih bejat disitu, yang mengedarkan ataukah yang membuka jalan untuk mengedarkan alias sipir2 yang sebenarnya justru harus mengamankan pengedar. Ataukah memang pihak berwenang telah menyetujui bahwa kehajatan narkoba itu memang bukan kejahatan serius dalam hukum internasional seperti dalam sini sehingga dengan uang sebesar pintu membuat polisi pura-pura buta akan perdagangan yang jelas-jelas berada dalam 'rumah' mereka.
Atau kasus yang kini tengah menarik perhatian, the sixbilliondollars man, si Jaksa Urip, yang menampar jajaran kejaksaan tinggi dalam pengungkapan kasus BLBI. Ataukah si suami Kristina yang kini juga sedang meringkuk karena kasus Ibukota Bintan.
Huhuhu palagi kasus mafia pemilu, ini sih gag usah bukti besar, karena akupun mengalaminya sendiri di lingkunganku. Pun dimintai tanda tangan atas tanda terima kartu pemilih, padahal jelas-jelas kartu pemilihnya gag ada..
Hayyahhhhh... dunia macam mana yang kita tempati sekarang ini.
Dan sekarang teriakan seniman Gosip Jalanan dianggap menyinggung anggota DPR.
Hi kawan, tanyakan pada dunia, siapakah yang sedang bergosip atau bermain dengan kenyataan?
Inilah lirik lagu yang menyentil BK DPR itu
Pernah kah lo denger mafia judi
Katanya banyak uang suap polisi
Tentara jadi pengawal pribadi
Apa lo tau mafia narkoba
Keluar masuk jadi bandar di penjara
Terhukum mati tapi bisa ditunda
Siapa yang tau mafia selangkangan
Tempatnya lendir-lendir berceceran
Uang jutaan bisa dapat perawan
Kacau balau ... Kacau balau negaraku ini ...
Ada yang tau mafia peradilan
Tangan kanan hukum di kiri pidana
Dikasih uang habis perkara
Apa bener ada mafia pemilu
Entah gaptek apa manipulasi data
Ujungnya beli suara rakyat
Mau tau gak mafia di senayan
Kerjanya tukang buat peraturan
Bikin UUD ujung-ujungnya duit
Pernahkah gak denger teriakan Allahu Akbar
Pake peci tapi kelakuan barbar
Ngerusakin bar orang ditampar-tampar

0 comments:
Post a Comment