Thursday, January 24, 2008

**Selamat ulang bulan**

25 Januari 2008
Lubna dah berumur empat bulan pas.
Makin hari makin manis,,
Semalam kami pulang, dia begitu girangnya sampai melonjak-lonjak dan berceloteh ga karuan. Matanya berbinar-binar dan senyumnya seperti enggan lepas dari bibirnya.
Padahal saat itu ia tengah berganti baju + diapers hendak bobo karena memang sudah jamnya.
Kakinya sesekali diangkat ke atas berikut tangannya, seperti hendak memelukku jangan pergi lagi. Dan entah tiba-tiba badannya sudah merosot jauh, kepalanyapun tak berbantal lagi.
**
Oh Lubnaku, dibalik senyummu, bahkan aku masih meragukan kemampuanku untuk bisa membimbingmu hingga dewasa kelak.
Akankan bundamu ini bisa tetap mendampingimu dalam setiap suka dan dukamu. Menemanimu melewati hari, mengajarimu tentang matematika, memegangkan pensil saat kau mulai menulis dan menggambar. Memberimu tepuk tangan tanda keberhasilanmu menghafal nyanyian baru..
**
Oh sayangku, bantu bunda ya,, agar tetap bisa konsisten dengan tekad bunda sendiri.
Supaya bisa terus mendekapmu dan mewarnai hari-harimu. Meski bunda bekerja, meski bunda menemanimu lewat suara di telfon,
Bunda ingin Lubna mengerti.. sayang ini milikmu selalu.

Peluk cium bunda di ulang bulanmu yang ke-empat.

**note:
Di usianya yang empat bulan ini dia sudah
- mengerti ketika akan diberikan susu, dia melonjak-lonjak sambil memperhatikan botol susu yang kami bawa.
- mengerti jika dipanggil, dia akan berusaha mencari sumber suara
- bermain cilukba
- tertawa dan berteriak-teriak jika diajak bermain
- pandai mengangkat kepala, ketika kedua tangannya kami pegang dan sedikit ditarik keatas
- tidur leha-leha, kakinya dinaikkan sendiri ke atas guling
- lebih ekspresif jika minta digendong

0 comments: